PROYEK DANA DESA SEKALAK RATUSAN JUTA MANGKRAK — MASYARAKAT TANYA KEJELASAN ANGGARAN, KADES DULU TIDAK PUNYA APA-APA SEKARANG PUNYA HARTA MELIMPAH - Warta Global Bengkulu

Mobile Menu

Pendaftaran Jurnalis

Klik

More News

logoblog

PROYEK DANA DESA SEKALAK RATUSAN JUTA MANGKRAK — MASYARAKAT TANYA KEJELASAN ANGGARAN, KADES DULU TIDAK PUNYA APA-APA SEKARANG PUNYA HARTA MELIMPAH

Thursday, 20 August 2026
PROYEK DANA DESA SEKALAK RATUSAN JUTA MANGKRAK — MASYARAKAT TANYA KEJELASAN ANGGARAN, KADES DULU TIDAK PUNYA APA-APA SEKARANG PUNYA HARTA MELIMPAH
 
SELUMA – Warta Global Bengkulu: Dana Desa seharusnya membawa kemajuan nyata bagi masyarakat, namun kenyataan di Desa Sekalak, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma justru memunculkan keprihatinan yang mendalam. Proyek peningkatan Balai Posyandu yang dibangun menggunakan anggaran Rp121.653.300,- dari Dana Desa (DD) Tahun 2025 terlihat tidak selesai dan belum memberikan manfaat sesuai harapan warga. Padahal bukan hanya satu proyek ini — banyak proyek desa di wilayah ini yang mangkrak, namun hingga kini Inspektorat, Dinas terkait, Aparat Penegak Hukum (APH), hingga Kejaksaan Negeri Seluma seolah berdiam diri, meski sudah diberitakan dan diviralkan berkali-kali.
 
 

 
📋 FAKTA DI LAPANGAN
 
Papan proyek yang terpasang di lokasi mencantumkan:
 
- Kegiatan: Peningkatan Balai Posyandu
- Lokasi: Dusun 1, Desa Sekalak
- Volume: Ruangan I (3×4 m²), Ruangan II (4×5 m²)
- Total Dana: Rp 121.653.300,-
- Sumber Dana: Dana Desa (DD) Tahun 2025
- Pelaksana: PK Desa Sekalak
 
Namun di lapangan, hasil pembangunan dinilai belum selesai dan tidak sebanding dengan nilai anggaran yang digelontorkan. Bukan hanya proyek ini — banyak proyek desa lainnya yang mangkrak, namun tidak ada tindak lanjut yang jelas dari pihak berwenang.
 
 
 
🗣️ SUARA MASYARAKAT
 
"Ini sangat disayangkan, anggaran besar tapi hasilnya tidak selesai. Banyak proyek desa yang mangkrak, tapi tidak ada tindak lanjut dari Inspektorat, Dinas terkait, APH, maupun Kejari Seluma. Sudah diberitakan berkali-kali, sudah diviralkan, semua tetap diam." — ungkap Yuli Sumatra, warga masyarakat yang prihatin dengan kondisi ini.
 
 
 
📢 TEGAS DARI SEKJEN PGM-TV
 
"Kami meminta agar laporan masyarakat ini segera ditindaklanjuti. Apalagi ini desa pedalaman, warga sangat berharap dana desa benar-benar menyentuh kehidupan mereka. Sangat disayangkan di saat kita sedang gencar memperbaiki tata kelola anggaran nasional, di tingkat desa justru dugaan korupsi merajalela." — tegas Agus, Sekretaris Jenderal PGM-TV.
 
Agus juga menyoroti perubahan gaya hidup Kepala Desa yang mencurigakan:
 
"Perlu dipertanyakan secara serius: sebelum menjabat, Kades ini tidak memiliki apa-apa. Namun semenjak menjabat sebagai Kepala Desa, kini terlihat memiliki kebun yang luas, rumah di Kota Bengkulu, sepeda motor lebih dari satu unit, bahkan mobil. Dari mana sumber kekayaan tersebut jika bukan dari anggaran desa yang tidak diaudit dengan ketat?"
 
 
 
⚠️ PERTANYAAN KEPADA INSTANSI TERKAIT
 
Publik meminta jawaban tegas dari:
 
1. Inspektorat Kabupaten Seluma — Kapan dilakukan pemeriksaan dan audit menyeluruh terhadap seluruh proyek desa yang mangkrak? Mengapa belum ada temuan maupun tindakan meski laporan sudah masuk berkali-kali?
2. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Seluma — Bagaimana pengawasan terhadap perencanaan dan pelaksanaan anggaran desa? Mengapa proyek yang tidak selesai tetap dinyatakan selesai?
3. Kejaksaan Negeri Seluma & Polres Seluma — Apakah ada dugaan kerugian keuangan negara yang harus ditindaklanjuti secara pidana? Mengapa laporan masyarakat dibiarkan begitu saja tanpa proses hukum yang jelas?
4. Pemerintah Kabupaten Seluma — Apakah akan menggelar audit menyeluruh terhadap laporan pertanggungjawaban keuangan desa yang mencurigakan?
 
 
 
✅ TUNTUTAN MASYARAKAT
 
- Audit menyeluruh keuangan Desa Sekalak dan desa-desa lainnya yang proyeknya mangkrak.
- Pemeriksaan harta kekayaan Kepala Desa sesuai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN/LHKPD).
- Tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti merugikan keuangan desa.
- Transparansi penuh — setiap rupiah anggaran desa harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.
 
Warta Global Bengkulu dan PGM-TV akan terus mengawal kasus ini sampai ada tindakan nyata, bukan sekadar janji-janji. Dana Desa adalah uang rakyat, bukan uang pribadi pejabat desa. Rakyat berhak tahu ke mana perginya setiap sen anggaran yang mereka perjuangkan.
 
 
 
Sumber: Warta Global Bengkulu
Tanggal: 20 Agustus 2026
Foto: Dokumentasi Papan Proyek Balai Posyandu Desa Sekalak, Kecamatan Seluma Utara
 
Catatan Redaksi: Hak jawab terbuka bagi Pemerintah Desa Sekalak, Camat Seluma Utara, maupun instansi terkait jika terdapat ketidaktepatan dalam pemberitaan ini. Kami mengundang pihak yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi secara proporsional dan objektif.
 

KALI DIBACA
Klik